OKU  

Listrik Sering Mati, Siap-Siap Tagihan PLN Membengkak

Foto : listrik warga Batumarta yang sering padam

OKU, Peristiwaterkini – Warga keluhkan seringnya terjadi pemadaman listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kecamatan Lubuk Raja, kabupaten OKU.

Tidak stabilnya aliran listrik memicu kerusakan alat elektronik milik masyarakat dan terganggunya aktivitas perekonomian di seluruh desa yang ada di kecamatan Lubuk Raja.

Salah satunya Ripto (55), warga Desa Batumarta I yang mengeluh aliran listrik yang tidak stabil, “listrik sekarang ini sering mati dan hidup beberapa hari ini, bahkan sudah hampir setengah bulan ini terjadi di daerah kami,” ucapnya kesal, Senin (5/2/2024).

Dalam satu hari, lanjutnya, bisa empat sampai lima kali pemadaman listrik, dan pemadaman tersebut hanya berjarak beberapa jam saja, dan itu sangat menggangu aktivitas kami di rumah.

“Dalam satu hari bisa lebih dari empat kali pemadaman listrik, dan itu terjadi setiap hari, bahkan bisa lebih dari jumlah tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu Indra yang mendampingi Ripto juga menyampaikan hal yang serupa, “ia listrik sering sekali padam, hal ini bisa memicu barang elektronik di rumah rusak, ini yang kami takutkan,” katanya.

Lain halnya dengan Kiki warga Desa Batumarta II yang berprofesi sebagai operator penjualan online, dikatakan tidak stabilnya aliran listrik sangat menggangu aktivitas saat sedang bekerja.

“Seringnya terjadi pemadaman ini sangat berdampak pada peralatan yang kami gunakan, terutama pada PC komputer kami yang sedang aktif, semuanya bisa rusak jika terus-terusan tidak stabil seperti ini,” ucapnya.

Jika di Desa Batumarta I terjadi dalam dua pekan ini, di desa Batumarta II lebih dari Dua pekan, tidak stabilnya listrik ini terjadi lebih dari Dua pekan di Desa ini.

“Desa kami lebih dari dua pekan terjadinya ketidak stabilnya aliran listrik ini, bahkan sehari pernah terjadi 18 kali listrik padam, dan ini sangat menggangu kami sebagai pekerja di dunia Maya,” katanya.

Sementara itu salah satu petugas Jaga di Kantor PLN Batumarta saat kami temui mengatakan, bahwa belum diketahui kerusakan ini ada dimana, dan masih mencari letak kerusakannya.

“Kami masih mencari tahu kerusakkannya ada dimana, karena kerusakan ini bersifat tidak permanen, ada sambungan yang bisa tersambung dan sewaktu-waktu tidak tersambung, setelah itu tersambung lagi,” ungkapnya.

Sampai saat ini petugas masih bekerja keras untuk mencari titik kerusakan ada di mana, “ini kita sedang berusaha mencari titik kerusakan, di harapkan warga bersabar atas gangguan listrik yang terjadi beberapa pekan ini,” pungkasnya.

Kami juga melakukan wawancara dengan beberapa warga di Desa Batu Raden, Witoko mengatakan berdasarkan analisanya terkait seringnya pemadaman PLN di wilayah Desa Batu Raden, bahwa akan ada pembengkakan Pembayaran PLN di bulan depan.

“Listrik sering padam, padamnya ini berjarak pendek, pernah kami hitung sehari 18 kali terjadi mati hidup, sekitar 3 menit hidup lalu mati lagi, otomatis Meteran yang masih Piringan (meteran lama) ini putarannya akan sangat cepat, tentunya akan mempengaruhi angka per kWh nya, karena angkatan pertama saat hidup alat-alat elektronik masih nyolok semua ke Listrik”, pungkas Witoko.

Terkait layanan PLN di sekitar Kecamatan Lubuk Raja ini, belum ada informasi lebih lanjut apakah akan ada kompensasi biaya yang akan dibayarkan pelanggan terdampak gangguan Kelistrikan ini.

Sampai informasi ini diturunkan Belum ada informasi ke masyarakat sekitar atas kejadian atau gangguan listrik yang terjadi di daerah ini, masyarakat berharap tidak stabilnya listrik yang terjadi ini diharapakan ada kompensasinua dari pihak PLN. (gun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *