Peran Media, Mengawasi Atau Diawasi ?

Foto Gunawan petir: Suasana kegiatan Coffe Morning bersama awak media yang di adakan KPU OKU di hotel bill

OKU, PeristiwaterkiniPeran media sangat penting bagi pemilu 2024 yang tidak lama lagi, soal independen media dalam konteks sebuah perusahaan menjadi sebuah pertanyakan, apakah media tersebut mau mengawasi atau mau diawasi.

Dr Hendra Alfani salah satu narasumber kegiatan Coffe Morning bersama awak media yang di selenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU yang di selenggarakan di hotel Bil, menjadi sorotan dalam dunia jurnalistik saat ini, Kamis (14/12/2023).

“Konteks sebuah perusahaan jika kita bertanya apakah ada yang independen, tidak ada,” ucap Hendra Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Baturaja (Unbara).

Walaupun tak ada larangan, namun para awak media atau orang yang bergelut di bidang ini tentu saja tidak boleh mengabaikan 9 prinsip elemen jurnalisme.

“Kewajiban pertamanya di media adalah tetap menyampaikan Kebenaran, media boleh melakukan apa saja, tetapi pertanggung jawabannya ada pada publik,” ungkapnya.

Jadi, Optimalisasi nya sangat penting, kata mantan wartawan di salah satu media ternama di Sumsel, karena media memegang opini publik di jaman sekarang ini.

“Pada akhirnya, apakah media sekarang ini mau mengawasi atau mau di awasi? Sedangkan makin kesini, sudah ada medsos, dan informasi yang tersebar mengalahkan media arua utama, jadi walau tidak perlu di bicarakan detailnya, tapi ini penting,” jelasnya.

Kegiatan Coffe Morning yang di selenggarakan KPU OKU bertemakan “Peran Media Dalam Mendukung Penyebaran Informasi Pemilu dan Kepemiluan” Dr Hendra Alfani salah satu pembicara dari 5 pembicaraan.

Selain Dr Hendra Alfani, kegiatan ini dihadiri Oleh 4 pembicara lainnya, yaitu dari Kejaksaan Negeri (Kajari) OKU diwakili Kasubsi Intelejen Abdullah Arby SH.,MH.

Kapolres OKU diwakili Kasat Intel AKP Hendri Antonius SH, serta M Riski Avansa SH mewakili Bawaslu OKU, dan Dony Mardiyanto, komisioner KPU OKU Divisi Sosialisasi dan Parmas.

Adapun sesi tanya jawab yang di ikuti oleh wartawan, sehingga suasana kegiatan Coffe Morning menjadi hidup, sehingga wartawan tidak segan lagi untuk bertanya.

Sementara itu, ketua KPU OKU Naning Wijaya dalam sambutanya mengaku sengaja mengundang para awak media di acara ini, bertujuan untuk tingkatkan partisipasi Pemilu 2024.

“Tanpa media, sosialisasi ini tak selesai oleh KPU, maka bantu kami sosialisasi Pemilu,” kata Naning.

Dilanjutkan Naning, Media adalah pilar keempat, serta sebagai lembaga kontrol, maka kebebasan pers sangat penting, untuk itu pihaknya berharap media ikut berperan meningkatkan partisipasi masyarat dalam Pemilu 2024.

“Dalam kegiatan ini, kami ajak media untuk berdiskusi, bagaimana caranya kita semua terlihat benar-benar independent, serta disisi lain ikut memberikan pemahaman masyarakat untuk memilih,” imbuhnya.

Iya juga mengajak awak media untuk mensukseskan pemilu tahun 2024, “mari kita sukseskan pemilu dengan zero konflik DNA berjalan dengan baik, sehingga menghasilkan pemimpin legislatif dan eksekutif yang kompeten yang benar – benar mewakili rakyat,” tandasnya. (gun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *