67 Perkara BB Dimusnahkan Kejari OKU

Foto : Kejaksaan Negeri OKU musnahkan Barang Bukti di halaman kantor Kejari OKU

OKU, Peristiwaterkini – Barang Bukti dari 67 perkara dimusnahkan oleh Kejaksaan Negri Ogan Komering Ulu (OKU) saat gelar pemusnahan di halaman kantor Kejari OKU pada Rabu (6/12/2023).

Pemusnahan ini di gelar oleh Kejari OKU melalui Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) tindak pidana umum periode ke 2 bulan Agustus – Desember 2023.

Kasi PB3R Kejari OKU Pajri Aef Sanusi SH saat menyampaikan melaporkan mengatakan, total ada 67 perkara barang bukti yang musnahkan, ” total barang bukti yang kita musnahkan ada 67 perkara,” katanya.

67 perkara tersebut meliputi perkara tindak pidana Narkotika sebanyak 27 perkara, yang terdiri dari sabu 7,652 Gram, Pil Extacy 0.9751 gram, Hp 13 unit, pakaian 9 lembar dan barang lainnya sebanyak 2 buah.

Adapun perkara, lanjutnya, tindak pidana terhadap terhadap orang dan harta benda dari pencurian, penganiayaan, pembunuhan dan penipuan sebanyak 28 perkara terdiri dari senjata tajam 5 buah, pakaian 14 bilah dan barang lainnya 4 buah.

Kemudian perkara tindak pidana terhadap keamanan negara, ketertiban umum dan tindak pidana lainnya berupa, minyak dan gas bumi, ke perjudian, senjata tajam dan senjata api, pencabulan, KDRT dan lainnya sebanyak 12 perkara terdiri dari Hp 7 unit dan senjata tajam 3 bilah.

“Barang bukti yang dimusnahkan telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau Inkracht dengan amar putusan dari Pengadilan Negri Baturaja, berbunyi rampasan untuk dimusnahkan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri OKU Choirun Parapat SH MH mengatakan, pemusnahan barang bukti sebagai upaya penyelesaian perkara secara komperhensif dan bentuk transportasi Kajari OKU terhadap penyelesaian perkara.

“Pemusnahan ini bentuk transparansi kejaksaan terhadap Barang Bukti (BB), apalagi BB ini banyak Narkoba, pemusnahan ini juga untuk menghindari penyimpangan, kita tidak ingin berlama lama apalagi sudah ada putusan pengadilan,” katanya.

BB yang dimusnahkan, tambah Kajari, pada periode ke 2 ini jumlahnya tidak sebanyak periode pertama, sebelumnya jumlahnya cukup signifikan dibanding pada periode ini.

“Karena memang pada periode kedua ini perkara yang di selesaikan dan barang buktinya relatif sedikit, tidak sebanyak periode pertama,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini Kajari mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, menurutnya, pemusnahan ini bukan hanya kerja jaksa semata, namun melalui proses dan rangkaian yang panjang dilakukan oleh penyidik sampai putusan pengadilan hingga Rupbasan.

“Semua yang tergabung dalam criminal justice system berkolaborasi untuk menyelesaikan perkara tidak hanya melihat ujungnya namun ini hasil perjuangan bersama, harapannya kolaborasi ini bisa berlanjut hingga ke depannya,” pungkasnya.

Kegiatan pemusnahan barang bukti ini di hadiri oleh Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd diwakili Sekda OKU Darmawan Irianto, Plt Kasat Reskrim Polres OKU IPTU Dedi iskandar, Panitera PN Baturaja Alidin, kanit II Sat Narkoba Polres OKU IPDA Hendrik dan tamu undangan lainnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *