Polisi Amankan Penjual Madu Palsu

OKU, Peristiwaterkini – Polsek Baturaja Timur kabupaten OKU Mengamankan Salah satu pelaku penipuan dengan modus menjual madu, iya adalah Samiri (48) warga Kabupaten Muara Enim, yang telah diamankan pada Minggu (12/11/2023) lalu.

Ada pun pelaku lain berinisial R yang saat ini masih dalam pengejaran oleh pihak berwajib atau masuk dalam dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Samiri diamankan polisi setelah melakukan penipuan kepada Yuriza Cahya Dayanti (32), warga desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur.

Dalam aksinya menipu terbilang mulus, Samiri berperan menawarkan menawarkan madu untuk dititipkan di warung korban, sementara tersangka R berperan sebagai pembeli.

Kapolsek Baturaja Timur AKP Hariyanto didampingi Kanit Reskrim IPTU Bagus Aji Randhika Menceritakan Modus kedua pelaku saat beraksi.

” Samiri datang ke warung korban dengan menawarkan madu, namun lantaran korban tidak mau membelinya pelaku menitipkan madunya untuk di jualkan sembari meninggalkan nomor telpon,” katanya, (16/11/2023).

Dilanjutkannya, jika sudah terjual ia meminta korban untuk segera menghubunginya, beberapa hari kemudian tersangka R datang ke warung korban dan berpura pura berbelanja madu yang terpajang dengan harga Rp 330 ribu.

“Setelah di beli oleh tersangka R, kemudian ia meminta korban untuk menyediakan madu lebih banyak, dengan dalih dirinya sanggup membeli untuk di jual lagi sembari meninggalkan nomor HP jika madu sudah tersedia,” ungkapnya.

Tergiur dengan keuntungan besar, korban pun menghubungi Samiri dan menanyakan apakah masih ada stok madu dengan jumlah yang banyak.

Samiri pun menyanggupinya untuk menyediakan madu dalam jumlah banyak dan mengantarkan madu tersebut ke warung milik korban.

“Samiri datang membawa dua jerigen madu dan mengatakan jika madu itu bisa untuk 90 botol lebih, setelah di hitung jumlah uang mencapai Rp 17 juta, namun korban membayar sebesar Rp 8,55 juta dan sisanya di bayar dengan rokok sebanyak dua slip rokok merek Surya 16, jika ditotal jumlah uangnya mencapai Rp 9,55 juta,” jelasnya.

Setelah selesai bertransaksi, korban menghubungi tersangka R dengan maksud untuk menjualkan cairan mirip madu kepadanya, namun tidak disangka nomor telpon yang di berikan tidak aktif lagi.

“Saat ini salah satu tersangka sudah diamankan oleh warga di wilayah Pasar Baru Baturaja, usai dilakukan pendalaman, tersangka mengakui bahwa madu tersebut palsu dan hanya modus untuk mendapatkan yang,” ungkapnya.

Saat ini tersangka sudah di amankan bersama barang bukti berupa dua derigen dengan ukuran 10 liter yang di duga madu palsu warna putih, empat botol berisi madu dari jenis madu putih dan madu merah, serta satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nopol BG 5287 ABD dan satu unit handphone merek Nokia bersama uang tunai sebesar Rp 1,15 juta.

“Atas perbuatanya tersangka Samiri di sangkakan dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnya. (gun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *