OKU  

Optimalkan Pengelolaan DD, Kejari OKU Gelar Penyuluhan Hukum

Foto ist : kejaksaan OKU malaksanakan kegiatan pelatihan hukum di desa Laya kecamatan Baturaja Barat kabupaten OKU

OKU, Peristiwaterkini – Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dan Penerangan / Penyuluhan Hukum.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala desa dan Perangkat se-Kecamatan Baturaja Barat di Kabupaten OKU, yang berlangsung di Aula Kantor Desa Laya Kecamatan Baturaja Barat OKU (15/11/2023).

Kegiatan Ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri OKU Choirun Parapat,S.H.,M.H., Kasi Intelijen Kejari OKU Variska Ardina Kordiansyah,S.H.,M.H., Camat Baturaja Barat Yan Kurniawan,SSTP,MM. dan Ketua BKAD Kec.Baturaja Barat Kab OKU Erlan Noprin.

“Kami berharap melalui penyuluhan ini semua aparatur desa khususnya kepala desa paham terkait hukum terhadap penggunaan dana desa dan penggunaan wewenang penyuluhan.” Kata Kepala Kejaksaan Negeri OKU Choirun Parapat,S.H.,M.H. ungkapnya.

Sementara Camat Baturaja Barat OKU dalam sambutannya berharap, melalui kegiatan ini dapat memberikan bekal, bagi aparatur dan perangkat desa dalam penggunaan Dana Desa, untuk Pembangunan sekaligus mereka diberikan wawasan dan pengetahuan tentang regulasi dan lainnya, agar tidak terjerat tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari OKU Variska Ardina Kordiansyah,S.H.,M.H menyampaikan, untuk menghimbau kepada kepala desa dan perangkat, untuk tetap mengikuti aturan dan mekanisme sesuai undang-undang yang ada dalam pengelolaan dana desa.

Serta menghindari perbuatan penyimpangan, sehingga pengelolaan dana desa tepat sasaran, sesuai kebutuhan masyarakat termasuk Pembangunan di desa, ujarnya.

“Oleh karena itu kejaksaan hadir untuk mencegah hal tersebut, Jaksa jaga Desa hadir melakukan pengawasan bahkan membuka ruang konsultasi kepada kepala desa beserta perangkatnya,” Tandasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *