Kapendam II Sriwijaya Beri Tanggapan Atas Dugaan Pemerasan Tiga Oknum TNI

PALEMBANG, Peristiwa – Diduga lakukan pemerasan, tiga oknum TNI yang bertugas di Kumdam II/Sriwijaya dilaporkan ke Pomdam.

Dalam hal ini Kapendam II/Sriwijaya, kolonel Kav Rohyat Happy Ariyanto membenarkan adanya laporan pengaduan yang di buat H Jamak Udin SH., MH.

Yaitu tantang adanya dugaan tindakan pidana pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan yang di lakukan oknum TNI yang bertugas di Kumdam II/Sriwijaya.

“Ya benar adanya laporan itu di Pomdam, kini kita melakukan penyelidikan untuk kebenaran hal tersebut,” katanya. Jumat (28/7/2023) lalu.

Sementara itu pelapor H jamak Udin SH MH menuturkan, kejadian tersebut yang berujung pelaporan oknum TNI ke Pomdam II/Sriwijaya berawal saat dirinya mendapatkan telpon dari Polsek SU I Pelambang untuk menengahi keributan yang terjadi dengan anaknya Ga (28) dan AA (37),

“Saat dihubungi polisi menyarankan perdamaian dan saya menyambut dengan sukacita,” katanya.

Namun belakangan berubah, sambung H Jamak, oknum TNI tersebut meminta uang damai Rp 30 juta dengan alasan perintah pimpinannya.

Bila pihaknya bersihkukuh, kata oknum itu, akan menaikkannya lagi dari Rp 30 juta tersebut. Ia menjelaskan, kehadiran tiga oknum TNI tersebut juga patut dipertanyakan.

“Saya tidak mengerti, apakah dia (oknum) pengacara pihak keluarga, atau hanya menengahi perdamaian dari kejadian ini. Sebab setahu kami, jika dia pengacara tentu tidak menggunakan seragam lengkap TNI, begitulah sebaliknya,” ungkap advokat ini.

Dalam kejadian ini Jamak berharap, agar laporan dapat segera diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia,” ini menjadi pelajaran sehingga kita meminta jangan takuti masyarakat dengan baju seragam untuk mengurus sesuatu permasalahan,” pungkasnya. (*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *