Polres OKU, Gagalkan BBM Ilegal Yang Akan Dijual Ke Kab OKU Timur

OKU, Peristiwaterkini – Anggota Unit Pidsus Satreskrim Polres OKU Polda Sumsel, berhasil menggagalkan ribuan liter BBM jenis pertalite yang akan di jual ke kabupaten OKU Timur.

Mobil pengangkut BBM tanpa izin resmi jenis Grand Max dengan nopol BG 8146 YG tersebut Dicegat anggota saat melintas di jalan Desa Pusat, kecamatan Baturaja Barat kabupaten OKU pada Sabtu (22/7/2023) sekira pukul 01.20 WIB.

Dalam ungkap kasus tersebut, unit pidsus Satreskrim Polres OKU menangkap sopir serta kernet mobil yang sedang membawa BBM Ilegal yaitu Edi Sarwito (26) dan Abet Saputra (24), keduanya warga Desa Bedilan, Kecamatan Belitang, kabupaten OKU Timur.

Dalam penangkapan ini polisi mengamankan satu unit mobil Grand Max dengan nopol 8146 YG, 40 jerigen ukuran 35 Liter yang masing masing berisi 34 liter BBM jenis pertalite atau sebanyak 1.360 liter, serta 1 selang sepanjang 1,5 meter.

Kapolres OKU AKBP Arif Harsono melalui Kasi Humas Polres AKP Budi Santoso, membenarkan adanya ungkap kasus penyelundupan BBM ilegal tersebut.

“Mobil pengangkut BBM di tangkap saat melintas dari arah jalan Desa pengaringan, kecamatan Semidang Aji kabupaten OKU, dengan tujuan ke Belitang kabupaten OKU Timur,” ucapnya, Senin (24/7/2023).

Dilanjutkan kasi Humas, Saat diinterogasi kedua tersangka mengaku ribuan liter BBM jenis pertalite itu didapat dari Sukri yang beralamat di desa Pengaringan, kecamatan Semidang Aji kabupaten OKU.

Sementara itu kasat Reskrim Polres OKU AKP Zanzibar saat dimintai keterangan mengenai status Sukir, yang diduga sebagai pemilik BBM pertalite mengatakan, bahwa saat ini masih dalam pengembangan.

“Masih dalam pengembangan,” ucap Kasat Reskrim.

Saat ini kedua tersangka bersama barang buktinya diamankan di Polres OKU untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Pasal 55 Perpu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.(*)

Polres OKU, Gagalkan BBM Ilegal Yang Akan Dijual Ke Kab OKU Timur

OKU, Peristiwaterkini – Anggota Unit Pidsus Satreskrim Polres OKU Polda Sumsel, berhasil menggagalkan ribuan liter BBM jenis pertalite yang akan di jual ke kabupaten OKU Timur.

Mobil pengangkut BBM tanpa izin resmi jenis Grand Max dengan nopol BG 8146 YG tersebut Dicegat anggota saat melintas di jalan Desa Pusat, kecamatan Baturaja Barat kabupaten OKU pada Sabtu (22/7/2023) sekira pukul 01.20 WIB.

Dalam ungkap kasus tersebut, unit pidsus Satreskrim Polres OKU menangkap sopir serta kernet mobil yang sedang membawa BBM Ilegal yaitu Edi Sarwito (26) dan Abet Saputra (24), keduanya warga Desa Bedilan, Kecamatan Belitang, kabupaten OKU Timur.

Dalam penangkapan ini polisi mengamankan satu unit mobil Grand Max dengan nopol 8146 YG, 40 jerigen ukuran 35 Liter yang masing masing berisi 34 liter BBM jenis pertalite atau sebanyak 1.360 liter, serta 1 selang sepanjang 1,5 meter.

Kapolres OKU AKBP Arif Harsono melalui Kasi Humas Polres AKP Budi Santoso, membenarkan adanya ungkap kasus penyelundupan BBM ilegal tersebut.

“Mobil pengangkut BBM di tangkap saat melintas dari arah jalan Desa pengaringan, kecamatan Semidang Aji kabupaten OKU, dengan tujuan ke Belitang kabupaten OKU Timur,” ucapnya, Senin (24/7/2023).

Dilanjutkan kasi Humas, Saat diinterogasi kedua tersangka mengaku ribuan liter BBM jenis pertalite itu didapat dari Sukri yang beralamat di desa Pengaringan, kecamatan Semidang Aji kabupaten OKU.

Sementara itu kasat Reskrim Polres OKU AKP Zanzibar saat dimintai keterangan mengenai status Sukir, yang diduga sebagai pemilik BBM pertalite mengatakan, bahwa saat ini masih dalam pengembangan.

“Masih dalam pengembangan,” ucap Kasat Reskrim.

Saat ini kedua tersangka bersama barang buktinya diamankan di Polres OKU untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Pasal 55 Perpu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *