Double Job, Mama Muda Ditangkap Gegara MiChat

PALEMBANG, Peristiwaterkini.id – Bermodus open BO di aplikasi MiChat, Seorang mama muda di Palembang, Sumatera Selatan, berinisial SM (20), ditangkap polisi lantaran menjual dirinya dan rekannya yang masih di bawah umur. Kegiatan itu, bahkan telah dilakukan sejak awal 2022 lalu.

“pelaku yang kita tangkap ini selain merupakan muncikari juga menjual dirinya sendiri,” kata Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Raswidiati Anggraini, di Palembang, Senin (19/6/2023).

AKBP Rasdiawati mengungkapkan, kasus ini bermula dari laporan terjadinya eksploitasi anak di bawah umur dengan cara menjajakan via MiChat. Dari laporan itu, pihaknya pun melakukan penyelidikan.

“dari penyelidikanpada Jumat (16/6) sekitar pukul 15.30 WIB, kita mendapati pelaku menawarkan korban dengan harga Rp 1,8juta kepada lelaki hidung belang” katanya.

SM yang merupakan seorang ibu muda beranak satu Dan korban ditangkap di sebuah hotel tersebut, Dan langsung diamankan ke Subdit PPA.

Dari hasil transaksi itu, pelaku mengakui memperoleh keuntungan sekali ‘main’ Rp 1,1 juta via aplikasi MiChat.

“Korbannya anak yang masih di bawah umur. usia 16 tahun menggunakan aplikasi MiChat. Pelaku menghubungi korban bahwa ada tamu dan membawanya ke salah satu hotel yang ada di Palembang,” katanya.

Raswidiati melanjutkan, setiba di sana hotel, pelaku mendapat uang fee dan meninggalkan korban bersama pelanggan di hotel itu.

Pelaku dapat bagian Rp 1,1 juta dari Rp 1,8. Sisanya Rp 700 ribu sisanya itu diberikan kepada korban.

“SM menerima pelanggan lewat Michat, kemudian SM menghubungi korban (AK) untuk melayani pelanggan,” ungkapnya.

Sementara SM sendiri mengaku sudah menggeluti pekerjaan itu sejak awal 2022 silam. Bahkan, SM susah empat kali menjual AK.

Selain menjual rekannya, wanita muda beranak satu ini pun turun mewiraswastakan dirinya, diri dengan cara sama. Untuk tarif short time, dirinya mematok harga Rp 800 ribu untuk satu kali main.

“Iya, saja juga jualan (jual diri). sekali main itu tarifnya Rp 800 ribu, sudah bersih sama hotel saya yang bayar. Hotelnya juga pindah-pindah,” aku SM dihadapan petugas. Dirinya pun mengaku jika dirinya sudah menjanda.

SM dijerat pasal berlapis. Dia terancam 15 tahun penjara. Meski korban tak mempermasalahkan dijualkan oleh pelaku, SM kini resmi ditetapkan tersangka.

Dari tangan tersangka, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, uang tunai senilai Rp 1,8 juta, dua unit HP, alat kontrasepsi, dan tangkapan layar riwayat percakapan di media sosial. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *