OKU  

Maraknya Kasus Perdagangan Orang, Polres OKU Bentuk Satgas TPPO


OKU, Peristiwaterkini.id – Maraknya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), menjadi masalah serius dalam beberapa hari ini.


Dari data yang ada, dalam 10 hari terakhir, Polri sudah menangkap 414 pelaku TPPO, setelah di bentuknya Satuan Tugas (Satgas).

Dari angka tangkapan tersangka, telah memakan korban mencapai 1.314 orang, dari jumlah 1.314 orang, 507 orang perempuan dewasa dan 707 orang korban laki-laki dewasa.

Tak hanya menyasar pada orang dewasa saja, kasus TPPO yang ada di Indonesia pun merambah hingga ke Anak-anak. Tercatat 76 anak perempuan dan 24 anak laki-laki telah menjadi korban TPPO.

Atas Fenomena ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Secara Resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menyusul Kebijakan tersebut, Kapolres OKU Polda Sumsel membentuk Satgas TPPO, Untuk mengungkap Kasus Perdagangan Orang khususnya di kabupaten OKU. Hal ini di ungkapkan Kapolres OKU AKBP Arif Harsono SIK.MH kepada awak media.

Dikatakannya, Kapolres OKU telah menerbitkan surat perintah terkait pembentukan Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Satgas TPPO tingkat Polres pada Selasa (6/6/2023) lalu.

“Personel yang terlibat dalam Satgas TPPO tingkat Polres bukan hanya Personel Sat Reskrim saja. juga di ikuti oleh fungsi lain untuk Deteksi dan Pembinaan dan Penyuluhan,” katanya (17/6/2023).

Dirinya meyakini, dengan membentuk Satgas TPPO, dapat menutup ruang serta memberantas sindikat maupun jaringan TPPO yang ingin beraksi di wilayah Kabupaten Oku.

“Satgas TPPO ini bergerak pada upaya preemtif serta preventif, seperti amplifikasi informasi hingga pendampingan bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri secara legal,” tandas kapolres. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *