Bawa Sabu, ASN Dinkes OKU Timur Ditangkap Di Kompleks Pemda

Foto: Humas Polres OKU Timur Ahmad Rusdi Qistolani (48) Oknum PNS Dinkes OKU Timur ditangkap Satres Narkoba Polres OKU Timur karena kedapatan membawa narkoba jenis Sabù di Komplek Pemkab OKU Timur, Jumat 9 Juni 2023.

OKU TIMUR, Peristiwaterkini.id – Satreskrim Polres OKU Timur mengamankan seorang oknum Aparat Sipil Negara (ASN) Ogan Komering Ulu Timur setempat.

Oknum ASN ini bekerja di Dinas kesehatan (Dinkes) OKU Timur berinisial ARQ (48), warga kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur.

Pemuda pemuja barang haram sabu ini diamankan di jalan perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) OKU Timur, desa kota Baru Selatan, kecamatan Martapura pada Jumat (9/6/2023) sekira pukul 15.15 WIB.

Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono  melalui kasat Narkoba Polres OKU Timur AKP Ujang Abdul Aziz, membenarkan penangkapan terhadap oknum ASN Dinkes oleh anggotanya.

Dikatakan Kasar Narkoba AKP Ujang, penangkapan berawal saat anggotanya sedang melaksanakan hunting di daerah rawan peredaran narkoba.

“Saat anggota melintas di komplek perkantoran Pemda, melihat pria mengendarai sepeda motor bebek dengan gerak gerik mencurigakan,” katanya, Senin (12/6/2023).

Setelah itu, lanjutnya, saat anggota hendak memberhentikan pria tersebut berupaya melarikan diri dan terlihat membuang sesuatu.

“Salah satu anggota berhenti mengambil barang yang di buang itu, ternyata satu paket narkoba dengan jenis sabu seberat 0,25 gram, setelah mengetahuinya anggota lantas melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pria tersebut,” jelasnya.

Saat di lakukan interogasi, diketahui tersangka merupakan oknum ASN di Dinkes OKU Timur, kemudian, tersangka langsung dibawa ke Polres OKU Timur untuk diproses lebih lanjut.

“Dari tersangka diamankan barang bukti berupa satu paket sabu dengan berat bruto 0,25 gram, dan satu unit sepeda motor Supra fit,” ungkapnya.

Informasi yang didapat tersangka sudah empat kali tertangkap dengan kasus yang sama, AKP Ujang mengatakan, dirinya belum dapat memastikan hal tersebut.

“Jika soal tertangkapnya berulang kali, saya belum bisa memastikan, karena masih dicari berkasnya,” tandasnya.

Sementara itu kepala Dinas kesehatan OKU Timur M Yak’ub mengaku, belum mengetahui laporan terkait tertangkapnya salah satu oknum ASN dinas yang dipimpinnya.

M Yak’ub menyebutkan jika memang benar adanya ASN yang menggunakan narkoba pasti akan mendapatkan sanksi dari institusi Dinas Kesehatan OKU Timur.

“Baru mengetahui hari ini, untuk mekanismenya kita serahkan pada pihak kepolisian saja, jika benar pasti ada sanksinya,” ujarnya M Yak’ub, (*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *