Cabut Uban Dapat Cuan !!! Berawal dari Ide, Ibu Fira Memulai Bisnis Ini

Zafira (20) Mahasiswi di Pontianak (Istimewa)

Pontianak, Peristiwaterkini.id- Zafira (20) Seorang mahasiswi di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) membuka jasa cabut uban. ide tersebut diungkapkan Fira datang dari ibunya.
Fira mengaku sudah menekuni aktivitas tersebut sejak masih kecil hingga sekarang. Setiap pekan, Fira diminta ibunya untuk mencabut ubannya.

“Dari kecil kan disuruh cabut uban, sampai sekarang. Jadi ide itu memang dari mama,” ujar Fira dilansir dari detikcom, Selasa (6/6/2023).

Suatu ketika,Fira sedang mencabut uban ibunya, ia diminta untuk mencari penghasilan tambahan lewat bisnis kecil-kecilan. Dari sinilah Fira akhirnya menjalankan ide yang tak biasa ini.

“Saya tanya gimana caranya, itu kita ngomong sambil cabut uban. Terus mama bilang cobalah adek buat akun atau promosikan buka jasa cabut uban, kata mama begitu,” ujarnya.

Fira mengaku membuka jasa cabut uban ini untuk mendapatkan uang jajan tambahan. Jasa cabut uban ini ia kenakan tarif sebesar Rp 25 ribu per jamnya.

“Iya (buka jasa cabut uban) mama bilang coba buat nyari uang tambahan sendiri. Per jamnya Rp 25 ribu,” kata Fira.

Fira membuat akun Instagram untuk mempromosikan jasanya. Ia juga meminta tolong ke beberapa akun medsos di Pontianak untuk membantu mempromosikan bisnisnya.

“Jadi ini baru 3 hari, mulai dari hari Minggu kemarin sambil minta tolong ke akun-akun medsos di Pontianak buat promosi. Dibantu juga oleh media-media dan sekarang sudah ada customernya,” terangnya.

Sejauh ini Fira telah menerima tiga orang pelanggan. Dalam menjalani bisnisnya, Fira mengaku akan lebih banyak menerima customer perempuan dibandingkan laki-laki.

“Sudah ada tiga customer-nya. Kalau perempuan yang minta, pasti saya terima. Tapi untuk laki-laki itu, saya liat tempat juga, jadi saya minta sherlock (share location) dulu, kalau memungkinkan dan tempatnya dekat dengan rumah saya bisa. Kalau gak kenal atau jauh saya gak bisa. Takut juga,” ucapnya.

Fira mengungkap akan melayani pelanggannya pada sore. Hal ini dia lakukan agar kegiatannya di kampus tidak terganggu.

“Jadi saya buka jasa cabut uban dari jam 5 sampai jam 7,” tandasnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *