Opini : SDN 08 OKU Terapkan Kurikulum Merdeka

Kurikulum merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Kurikulum merdeka merupakan salah satu kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ) RI pada Februari 2022 lalu, untuk mengatasi krisis proses belajar di Indonesia selama pandemi covid-19. Sehingga penyerapan ilmu sesuai jenjang pendidikan siswa tidak terserap dengan semestinya akibat hasil belajar para siswa rendah bahkan literasi membaca siswa pun juga terdampak.

Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di InIndonesia. Salah satu sekolah dasar negeri di Kota Baturaja tepatnya SDN 08 OKU, sudah mulai menerapkan kurikulum merdeka pada saat ini. Ibu Okta Meriyanti H.S S.Pd merupakan guru pengajar di kelas 1C SDN 08 OKU, yang menerapkan kurikulum merdeka sejak tahun ajaran baru pada Tahun 2022 semester genap.

Untuk menunjang terlaksananya kurikulum Merdeka ini dengan baik, tentu saja kepala sekolah beserta guru pengajar harus bekerja sama. Terutama kepala sekolah harus mampu membimbing, mengarahkan, dan menginspirasi semua elemen sekolah untuk mau bergerak menuju ke arah pendidikan yang lebih baik agar dapat menghasilkan siswa-siswi yang berkualitas dan berprestasi.

Sebelum menerapkan kurikulum Merdeka SDN 08 Oku juga menggunakan kurikulum 2013 atau K13. Berkenaan dengan hal tersebut, dalam prakteknya di lapangan terdapat perbedaan diantara 2 kurikulum tersebut. Secara garis besar dari segi penerapan kurikulum merdeka ini jauh lebih ringkas, sederhana, fleksibel dan asyik karena pada kurikulum ini siswa dipancing untuk lebih aktif, siswa bisa belajar dari mana saja dan bisa memilih tentang apa yang disukainya. Selain itu pembelajaran juga tidak hanya bergantung pada buku saja dan materi pembelajaran sudah terbagi secara masing-masing per mata pelajaran sehingga memudahkan guru untuk tidak memilih dan memilah mata pelajaran.

Sedangkan pada kurikulum 2013 umumnya hanya fokus pada intrakurikuler atau tatap muka, sehingga jam pelajaran kurikulum 2013 diatur per minggu dengan alokasi waktu rutin mingguan per semester sehingga siswa akan memperoleh nilai hasil belajar setiap mapel di akhir tiap semester. Dan dalam kurikulum 2013 Kompetensi Dasar (KD) mencakup lingkup dan urutan yang dikelompokkan menjadi 4 Kompetensi Inti (KI) yaitu sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan. Dalam K13 pelajaran tergabung dalam satu tema, jadi guru yang memilih dan memilah mana pelajaran yang termasuk IPA, IPS dan sebagainya.

Banyak rumor yang beredar di masyarakat bahwa kurikulum Merdeka itu memudahkan para guru dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar, karena siswa harus lebih aktif dalam pelaksanaan pembelajaran. Apakah rumor tersebut bisa dibenarkan ? Tentu tidak !! Faktanya, yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Guru harus tetap mengawasi anak didik serta dituntut tidak hanya mampu mengajar dan mengelola kegiatan kelas secara efektif, tetapi juga membangun hubungan efektif kepada peserta didik. Guru harus beradaptasi dengan kurikulum Merdeka ini di mana guru itu harus mendapat pembekalan tentang kurikulum Merdeka ini agar bisa terlaksana dengan baik.

Dari analisa di atas, disimpulkan bahwa kurikulum Merdeka memberikan kebebasan siswa untuk mengeksplor kemampuan dan minatnya dalam belajar. Dengan menggunakan kurikulum merdeka, guru juga lebih fleksibel untuk berkreasi dalam mengajar semaksimal mungkin, serta lebih mengetahui minat, bakat, kebutuhan dan kemampuan anak didiknya. Saat ini SDN 08 OKU kurikulum merdeka sudah terlaksana dan berjalan dengan lancar di kelas 1 dan 4, pada setiap kelas ada tiga bagian lagi yaitu kelas 1A, 1B, 1C lalu kelas 4A, 4B, 4C dan sudah terlaksana selama 1 semester. Semoga untuk penerapan kurikulum Merdeka di sekolah ini semakin berkembang baik dan terlaksana di semua kelas.(RPAI 6A STAI Baturaja)

OPINI : RPAI 6A STAI Baturaja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *