OKU, SUMSEL  

7000 Paket Starter Pertanian Disiapkan Untuk OKU Menanam

Foto : PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menyerahkan bibit tanaman kepada kadin Kominfo OKU Priyatno

OKU, Peristiwaterkini.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) wujudkan Gerakan OKU Menanam dengan menyiapkan 7000 paket bibit tanaman.

Untuk mewujudkan gerakan ini, pemkab OKU telah membagikan 5000 paket ke masyarakat, sementara 2000 paket lainnya dalam proses pengemasan.

“Tujuan Gerakan OKU Menanam untuk menekan Inflasi dan mendukung gerakan Sumsel Mandiri Pangan, OKU menanam ini kita mulai dari seluruh OPD, ini diharapkan menjadi contoh dan stimulus,” ucap Penjabat (PJ) Bupati OKU H Teddy Meilwansyah, usai melaksanakan Harkitnas, Senin yang lalu (22/5/2022).

Tak hanya itu, pembagian ‘porsi’ menanam untuk ASN dan tenaga kerja dilingkungan pemkab OKU pun sudah ditentukan. Antara lain, untuk Eselon ll kewajiban menanam sebanyak 15 buah bibit cabai dalam polibag.  Eselon lll Sebanyak 7 buah bibit cabai dalam polibag.

Sementara eselon lllb wajib menanam sebanyak 5 buah, dan Eselon IV dan jababatan fungsional wajib menanam sebanyak 4 buah. Bagi Staff berstatus ASN dan Calon Pegawai capek Serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) wajib menanam sebanyak 2 buah.

“Staf Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dan Kontrak wajib menanam minimal 1 buah” ungkapnya.

Menurutnya, Paket Starterkit paket benih yang dibagikan, terdapat bibit dan benih tanaman kebutuhan rumah tangga seperti.

“ada Cabe, bawang, tomat, kacang panjang, timun, kangkung, bayam, terong dan buncis,” bebernya.

dirinya menyatakan, Program OKU Menanam ini, dititik tekankan pada pemanfaatan pekarangan Rumah. Masyarakat boleh menanam menggunakan Polibag, karena  di dalam paket yang dibagikan tersebut juga terdapat polibag.

“cukup memanfaatkan pekarangan rumah atau kantor, apa lagi kalau ada lahan yang mendukung, Tidak perlu lahan luas, ” jelasnya.

disinggung soal ide gagasan OKU menanam, dia menegaskan,  program ini selaras dengan program gubernur sumsel yang dicanangkan beberapa tahun lalu. Sumsel mandiri Pangan.

“tujuannya untuk mengubah pola pikir masyarakat. Selama ini masih pembeli /Konsumen menjadi produsen/Penghasil. Minimal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing,” harapnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *