Penyidikan Korupsi Distribusi Semen Baturaja Berlanjut

Foto : pemeriksaan sejumlah saksi

PALEMBANG, Peristiwaterkini.id – Penyidikan dugaan korupsi penyimpangan distribusi Semen Baturaja serta pengelolaan keuangan tahun 2017 sampai 2021 pada PT Baturaja Multi Usaha (BMU), terus berlanjut.

PLT Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Adu Muliawan AH MH, Jumat (19/5/2023), mengatakan kedepan para saksi tetap di agendakan pemanggilan lagi, guna di lakukan pemerikasaan.

Menurutnya, perkara ini sebelumnya sudah ada sejumlah saksi yang telah diperiksa oleh tim jaksa penyidik bidang tindak pidana khusu kejati Sumsel.

“Karena perkara ini sudah penyidikan umum, makanya ke depan para saksi tetap diagendakan dipanggil lagi untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Dikatakannya, pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan karena merupakan salah satu dari rangkaian proses penyidikan.

“Karena prosesnya sudah penyidikan umum, maka tidak akan lama lagi Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel akan mengungkap siapa saja pihak-pihak yang akan dimintai pertanggung jawaban hukum dalam perkara tersebut,” Tandasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya dalam penyidikan dugaan kasus korupsi tersebut sejumlah saksi telah diperiksa oleh Kejati Sumsel.

Diantaranya; TMD selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT Semen Baturaja, MS selaku Direktur Pemasaran PT Semen Baturaja, KK selaku Vice President Marketing PT Semen Baturaja dan saksi BS selaku Karyawan PT Semen Baturaja yang juga Direktur PT Baturaja Multi Usaha. Keempat saksi tersebut diperiksa pada Rabu (29/3/2023).

Kemudian pada Senin (10/4/2023), Kejati Sumsel telah memeriksa saksi BO mantan Kepala Keuangan PT BMU, saksi HC mantan VP AF PT BMU dan saksi RS selaku Dir Sumber Semen Mandiri.

Selain itu pada Rabu (12/4/2023), Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel sekitar empat jam telah menggeledah Kantor PT Semen Baturaja (Persero) di Kertapati Palembang dan Kantor PT Baturaja Multi Usaha yang berlokasi di Kompleks OPI Jakabaring.

Dalam penggeledahan yang dimulai dari sekitar pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB tersebut, Tim Jaksa Penyidik Kejati Sumsel dibagi menjadi dua tim.

Dimana untuk penggeledahan di PT Semen Baturaja (Persero), Jaksa Penyidik mengamankan sejumlah dokumen dari lokasi penggeledahan yakni di ruangan bagian akuntansi yang menyimpan laporan dari PT Baturaja Multi Usaha anak perusahaan PT Semen Baturaja. Sedangkan dari penggeledahan di PT Baturaja Multi Usaha (BMU), Tim Jaksa Penyidik Kejati Sumsel mengamankan empat kardus dokumen dan flashdisk.

Plt Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Adi Muliawan SH MH saat itu membenarkan penggeledahan di dua lokasi tersebut.

“Untuk penggeledahan di PT Semen Baturaja (Persero) di Kertapati Palembang dilakukan oleh tujuh Jaksa Penyidik Kejati Sumsel. Sedangkan penggeledahan di PT Baturaja Multi Usaha dilakukan oleh delapan Jaksa Penyidik,” tandasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *