Sisa Makanan Berdampak Serius Bagi Lingkungan

OKU, Peristiwaterkini.id – Sampah adalah masalah lingkungan yang sudah menjadi perhatian banyak pihak diberbagai daerah. Entah itu kota besar seperti Jakarta atau daerah-daerah Kabupaten yang penduduknya belum sepadat ibukota seperti halnya kabupaten OKU.

Berbagai persoalan timbul sebagai dampak dari kurangnya edukasi dan pengetahuan terhadap pengolahan sampah yang benar. Menumpuknya sampah-sampah di TPA, Banjir, pencemaran udara dan air, dan sebagainya yang bisa menjadi akibat dari kurangnya perhatian terhadap lingkungan.


Namun tidak hanya sebatas sampah-sampah anorganik seperti sampah plastik, kardus, besi, botol yang bisa menyebabkan masalah pada lingkungan hidup ini. Ternyata sampah-sampah organik seperti sisa-sisa makanan atau sisa bahan makanan dapat menyebabkan masalah lingkungan yang lebih serius.

Sisa Makanan yang dibuang atau berakhir di tempat sampah dapat mengalami pembusukan, yang kemudian akan menghasilkan gas-gas rumah kaca yang berdampak buruk bagi dunia dan menyebabkan pemanasan global.


Gas-gas rumah kaca yang dihasilkan dari hasil pembusukan sisa makanan tersebut berupa Gas Metana (CH4) dan Karbon dioksida (CO2). Gas Metana pun mempunyai efek 28x lebih buruk dibandingkan dengan Karbondioksida yang selama ini kita tahu dihasilkan oleh sisa pembakaran kendaraan bermotor.

Yang mana apabila hal itu terus menerus terjadi akan membuat bumi semakin panas dan menyebabkan perubahan iklim sehingga bencana akan terjadi dimana-mana.
Menurut data The Economist Intelligence, Indonesia menjadi penyumbang sampah organik terbesar setelah Arab Saudi.

Mengejutkan bukan? Namun fakta yang lebih mengejutkan yaitu sampah organik tersebut paling banyak berasal dari sampah dapur, artinya sampah makanan tersebut dari rumah tangga. Suatu pola kebiasaan buruk yang harus dirubah dari masyarakat di Indonesia.

Berikut beberapa tips agar sebisa mungkin tidak menyisakan makanan :
1. Makan sesuai kebutuhan saja
2. Perkirakan porsi makan sebelum memasak
3. Selalu habiskan makan, jangan bersisa
4. Selalu lihat tanggal kadaluarsa bahan makanan.


Semoga bisa ikut berpartisipasi terhadap kebaikan lingkungan. Baik pola kita, maka baik pula lingkungan hidup.(ran)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *