Terbengkalai, Aset Rusunawa OKU Timur Dijarah Maling

Foto : komplek gedung Rusunawa terkesan terbengkalai di OKU Timur

OKU TIMUR, Peristiwaterkini.id – Gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Kecamatan Martapura kabupaten OKU Timur terkesan terbengkalai.

Pantau wartawan di lokasi, komplek gedung Rusunawa yang dibangun dengan biaya mencapai Rp 17 miliyar ini mulai ditumbuhi semak belukar.

Sebelumnya setelah bangunan Gedung Sport Center (GSC) yang terbengkalai kondisinya dan sudah menjadi semak belukar, Rusunawa juga kondisinya hampir sama.

Lokasi kedua bangunan terletak tidak jauh dari komplek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur.

Mirisnya lagi, barang barang – barang yang ada di Rusunawa sudah banyak yang hilang di jarah orang tak dikenal atau maling, jendela Rusunawa juga Banyak yang terbuka padahal tidak berpenghuni.

Untuk diketahui, Rusunawa tersebut dibangun pad tahun 2020, saat kepemimpinan Bupati sebelumnya yaitu HM Kholid Mawardi.

Rusunawa dibangun dari bantuan pemerintah pusat melalui kementerian PUPR Republik Indonesia.

Kondisi tersebut diakui oleh Sekertaris Daerah (sekda) OKU Timur Jumadi, SSos saat di konfirmasi via telpon, dirinya membenarkan adanya pencurian aset dalam komplek gedung Rusunawa tersebut.

Dikatakan Sekda, untuk proses hukumnya pihaknya sudah memberikan kuasa kepada Dinas Perkim OKU Timur.

“Kejadian detailnya sebaiknya konfirmasi saja ke Kadin Perkim, karena saya kuasakan ke beliau untuk penanganan  kehilangan perabotan dì Rusunawa itu,” kata Sekda belum lama ini.

Sementara itu, untuk kejadian ini Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) OKU Timur, Danan Rachmat SE MSi saat ini telah membuat laporan ke Polres OKU Timur.

Dikatakan Danan, Menindak lanjuti hilangnya sejumlah perobatan yang terjadi di Rusunawa Pemkab OKU Timur, yang berada di Jalan Adiwiyata, lingot, Desa Kotabaru Selatan, Kecamatan Martapura.

“Sesuai dengan perintah melalui surat kuasa pak Sekda, kita sudah membuat laporan ke Polres OKU Timur,” jelasnya

Setelah selesai, lanjutnya , dibangun Rusunawa dari bantuan kementrian PUPR tersebut sudah di serahkan ke Pemkab OKU Timur.

Dimana saat itu, komplek gedung Rusunawa akan di pakai untuk rumah sehat dan penanganan covid-19.

Namun, sejauh ini Pemkab OKU Timur belum menunjuk dan menyerahkan aset tersebut kepada OPD mana untuk mengurus dan merawatnya.

“Jika Pemkab sudah menunjuk OPD mana yang bertanggung jawab untuk mengurusnya, bangunan ini tentu tidak akan terlantar,” beber Danan.

Ditambahkan Danan, Pembangunan Rusunawa tersebut di bangun setinggi tiga lantai dengan kapasitas 42 kamar dan 84 tempat tidur.

“Komplek gedung Rusunawa ini di peruntukan bagi ASN yang tinggal di luar kabupaten OKU Timur, serta ASN Vertikal, sehingga mereka bisa ada tempat tinggal, ungkapnya.

Terpisah, Kapolres OKU Timur, AKBP Agung Dwi Setyono, SIK, MH melalui Kasatreskrim AKP Hamsal SH, MH membenarkan adanya laporan masuk dari Kepala Dinas Perkim OKU Timur.

Hal ini tidak lain terkait kehilangan barang-barang perabotan yang terjadi di Gedung Rusunawa milik Pemkab OKU Timur.

Hamsal menjelaskan, adapun barang yang hilang di Rusunawa itu berupa kasur, mesin air dan perabotan lain.

“Laporan sudah kita terima, saat ini anggota kita sudah bergerak melakukan proses penyelidikan, untuk mencari tahu siapa pelaku pencurinya,” pungkas AKP Hamsal. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *