OKU, SUMSEL  

Sistem Holistic Integrated Sudah Di Terapkan 10 TK Negri

Foto: PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah usai melaksanakan upacara peringatan hardiknas

OKU, Peristiwaterkini.id – Metode pembelajaran dalam Program Merdeka Belajar, saat ini membawa banyak perubahan , baik secara nasional maupun di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Kurikulum merdeka belajar yang dikeluarkan oleh pemerintah yang kini mencapai 24 episode, menjadikan pendidikan tanah air semakin dekat dengan keinginan dan cita – cita leluhur yaitu Ki Hajar Dewantara, selaku Bapak Pendidikan Nasional.

Dalam pembukaan pidato sambutan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, yang dibacakan Penjabat (PJ) Bupati OKU H Teddy Meilwansyah dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Selasa (2/5/2023) yang dilaksanakan di kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) OKU.

Dalam pidato tersebut dirinya menyatakan banyak perubahan dalam metode pendidikan dan pengajaran.

Dalam pandangan belakangan ini, pendidikan sekarang mengarahkan bakar anak, minat dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagian yang setinggi – tingginya sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat.

“dengan begitu anak-anak sekarang bisa belajar dengan lebih tenang, karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai lebih holistik oleh gurunya sendiri,” kata Teddy.

Saat di wawancarai tim portal Peristiwaterkini.id usai pelaksanaan upacara dan Halal Bihalal, dirinya menyatakan sejumlah upaya telah dilakukan dalam penerapan penggunaan kurikulum merdeka belajar.

” Pada jenjang TK/PAUD , sudah ada 10 TK negri yang menerapkan sistem Holistic integrated, itu untuk TK negri, sedangkan Paud Swasta , nanti akan di konfirmasikan pagi dengan OPDnya,” ucap mantan Kapala Dinas Pendidikan OKU.

Pemerintah OKU telah menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak, untuk meningkatan kualitas tengah pengajar.

” Salah satu upaya yang sudah dilakukan yaitu kerjasama dengan SEAMEO, Seameo ini adalah lembaga yang di bentuk oleh seluruh Mentri Pendidikan yang ada di negara – negara ASEAN,” jelasnya

Disinggung soal kualitas literasi guru, Teddy menyatakan dalam sudut pandang guru terkait pola ajar telah terjadi pergeseran, yang sebelumnya terpaku pada metode autodidak, namun belakangan ini diajak untuk membuka cara pandang berpikir, dalam kemajuan pola pendidikan di OKU.

“Sudah dijalankan itu ada school garden dan green School, ada di SD negeri 11” Tandasnya. (Gun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *