OKU  

Korupsi Dana Desa ratusan Juta, Mantan Kades Tanjung Sari Ditangkap Unit Pidkor Polres OKU

Foto : Kapolres OKU AKBP Arif Harsono beserta para PJU saat menggelar press rilis terkait tindak pidana Korupsi dana desa.

OKU, Peristiwaterkini.id – Jon Hendra (40), Mantan Kepala Desa Tanjung Sari Kecamatan Pengandonan menambah panjang rentetan kepala desa yang tersandung kasus korupsi di Kabupaten OKU. Ia di tangkap unit Tipikor Satreskrim Polres OKU lantaran melakukan Korupsi dana Desa tahun anggaran 2018 silam.

Korupsi yang dilakukan Jon Hendra adalah
Pada Bidang Pembangunan Desa dan Dana Penyertaan Modal Pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Tahun anggaran 2018. Dari hasil penyidikan Unit Pidkor polres OKU di taksir nilai kerugian negera mencaoau ratusan juta rupiah.

Hal itu di ketahui saat Kapolres OKU AKBP Arif Harsono, yang di dampingi Waka Polres OKU Kompol Farida Aprillah, Kasat Reskrim Zanzibar Zulkarnain, Kasi Humas AKP Syafaruddin, Kanit Tipikor IPTU Adam Rahman, pada saat mengelar Press release di depan gedung halaman Mapolres OKU, Selasa (28/03/2023).

“Pada tahun 2018 telah disalurkan ke rekening Desa Tanjung Sari Kecamatan Pengandonan Kabupaten OKU, Dana Desa tahap I, II dan III yang bersumber dari APBN sebesar Rp. 700.739.000,- dengan tahap pencairan masing – masing, ” ujar Kapolres OKU AKBP Arif Harsono.

Dijelaskan AKBP Arif, Pencairan Dana Desa Tahap I Desa Tanjung Sari yang bersumber Dari APBN pada tanggal 20 Maret 2018 telah ditransfer ke rekening kas desa Tanjung Sari sebesar Rp. 140.147.800,- yang langsung ke rekening Kas Desa Tanjung Sari. Selanjutnya, pada tanggal 4 Juli 2018 ditransfer kembali
Pencairan tahap II Dana Desa APBN 2018 sebesar Rp. 280.295.600,- yang ditransfer langsung ke rekening Kas Desa Tanjung Sari dengan No. Rek 141 302 0395.

Lalu, pada tanggal 23 November 2018, juga ditransfer dana desa tahap ke III yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2028 sebesar Rp. 280.295.600,- yang di transfer yang langsung ke rekening kas Desa Tanjung Sari dengan No. Rek 141 302 0395.

” Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan PKN Desa Tanjung Sari Kecamatan Pengandonan kabupaten OKU Tahun 2018 Nomor: 700/ 26 / LHP/ KH/ XIV / 2020 Tanggal 17 Maret 2020 dari Inspektorat Kabupaten OKU terdapat kerugian keuangan Negara sebesar Rp. 379.399.614,- (Tiga ratus tujuh puluh sembilan juta tiga ratus tiga puluh sembilan ribu enam ratus empat belas rupiah), ” jelasnya.

Modus yang di lakukan Jon Hendra yang Kala itu masih menjabat sebagai kades aktif menurut Kapolres OKU, Pada saat pelaksanaan Kegiatan Dana Desa yang bersumber dari APBN, diduga kepala Desa telah malaksanakan kegiatan Dana Desa tanpa melibatkan perangkat Desa, dan dari kegiatan penggunaan Dana Desa tersebut didapat adanya Mark Up harga, yang terdapat pembelian bahan material dan barang-barang lainya kemudian dalam kegiatan fisik terdapat kekurangan volume dan Kepala Desa tidak merealisasikan pembiayaan Penyertaan Modal Desa (BUMDes) tahun anggaran 2018 ke pengurus BUMDes.

” Selama proses Penyelidikan dan Penyidikan yang dilakukan oleh Unit Tipidkor Satreskrim Polres OKU, Tersangka Tidak Koperatif dan sudah 2 (tahun) tersangka melarikan diri tanpa memberikan alasan yang jelas kepada penyidik. Kemudian Pada hari Kamis tanggal 08 Desember 2022 telah dilakukan upaya paksa penjemputan terhadap tersangka di Karang Raja Kabupaten Muara Enim, ” kata Kapolres OKU.

Setelah dilakukan pemeriksaan, didapatkan keterangan dan alat bukti yang cukup terkait dengan perbuatan yang dilakukan tersangka, kemudian dilakukan Gelar Perkara Penetapan tersangka selanjutnya tersangka ditahan dan diamankan di Rutan Polres OKU.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Undang – Udang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diperbaharui dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 Tahun,” Pungkasnya.(lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *