Bahas Kemacetan Dijalur KTL, Satlantas Rapat Bersama Beberapa Bank Serta Instansi Terkait

OKU, Peristiwaterkini.id – Maraknya parkir liar di sepanjang jalur Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) yang berada di jalan A Yani, menjadi perhatian serius Satuan lalulintas polres OKU. Imbasnya, Kamis (9/3/2023) Satuan lalulintas Polres OKU mengadakan rapat bersama Diana Perhubungan, Satpol – PP, serta beberapa Bank yang berada di kawasan KTL.

Rapat di kantor satlantas itu digelar guna mencari solusi mengatasi kemacetan yang setiap hari tejadi dikawasan KTL tersebut. Rapat itu dibuka oleh KBO Lantas IPDA Anton dan dihadiri Kanit Gakkum IPDA Andrianto.

Pada rapat itu, Bambang, perwakilan satpol -PP mengakui bahwa beberapa pedagang memang berjualan di badan jalan. Dari hasil koordinasinya terhadap para pedagang, diputuskan hanya jam berjualan yang dibatasi.

“Kita terapkan, mereka (pedagang) tak boleh berjualan dari pukul 07.00 hingga pukul 13.00 WIB,” Ujar Bambang.

Sementara Amran BSM Bank mandiri juga mengakui bahwa nasabah bank mandiri juga kerap parkir di badan jalan sehingga menjadi penyebab kemacetan. Dirinya juga tak menampik jika bank mandiri selama ini tak memiliki kantong parkir yang memadai.

“Namun kita sudah arahkan untuk kendaraan pegawai maupun kendaraan dinas banj mnadiri untuk parkir di parkiran Ramayana. Nah yang sering parkir sembarangan itu adalah nasabah yang akan bertransaksi di ATM,” ucap Amran.

Pada kesempatan Itu, KBO Lantas IPDA Anton mengatakan bahwa pada rapat tersebut telah di bahas solusi untuk mengatasi kemacetan di Jalur KTL. bahkan dirinya memberikan solusi untuk para pedagang kaki lima lebih baik diarahkan berjualan di jalan samping ruko di arah ke Cemara.

“Namun kita harus bekerja ekstra. Sebab anak – anak akan menyeberang untuk jajan,” imbuhnya.

Terkait kemacetan yang disebabkan kendaraan antar jemput anak sekolah, IPDA Anton mengatakan akan berkoordinasi kepada Dinas Pendidikan untuk mencari solusi terbaik.

“Ya, tak kita pungkiri penyebab kemacetan juga disebabkan antar jemput anak sekolah. Nah, kita nanti akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan, bagaimana solusinya,” Pungkasnya.(Lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *