Aniaya Ibu Rumah Tangga, Pria Paruh Baya Berurusan Dengan Polisi

OKU, Peristiwaterkini.id – Lantaran melakukan penganiayaan terhadap Yeni Heryani (34) warga Desa Pusar kecamatan Baturaja Barat, Sarpudin Effendi (59) harus berurusan dengan aparat kepolisian Polsek Baturaja Barat. Ia dilaporkan Yeni setelah dirinya menerima penganiayaan dengan menderita luka bacok dibagian tangan kiri lantaran di bacok Tersnagaka Sarpudin pada Senin (6/3/2023).

Kapolres OKU AKBP Arif Harsono melalui kasi humas AKP Syafarudin mengatakan awal kejadian bermula saat Pelaku Sarparudin mendatangi rumah Yeni dengan menenteng sebuah parang. Setiba nya di rumah Yeni, pelaku lalu memanggil nama Korban dengan nada emosi.

“Setelah korban membuka pintu, Pelaku langsung memnacok korban. Namun korban emmabgkis sehingga tangan kirinya luka. Pelaku juga mengayunkan parang kearah perut korban dan mengenai perut sehingga perut korban jugvamengalami luka,” ujar AKP Syafarudin.

Tak hanya sampai di situ, lanjut Kasi Humas, disaat ibu korban keluar, dan mencoba melakukan perlawanan dengan memukul pelaku menggunakan sapu, Pelaku juga menyerang orang tua korban. Ia juga mengayunkan parang yang di bawanya ke arah kepala orang tua korban namun berhasil di tepis.

“Namun tetap saja orang tua korban mengalami luka di bagian tangan kanan nya. Korban juga mengalami luka arobek di tangan akibat memegang senjata tajam yang di bawa pelaku. Disaat itu, istri pelaku juga datang dan memukul orang tua korban dengan menggunakan linggis,” lanjutnya.

Usai kejadian, sambung kasi humas korban melaporkan kejadian itu kepolsek Baturaja Barat. Namun pada Rabu (8/3/2023) pelaku yang diantar keluarga nya menyerahkan diri kepolsek Baturaja Barat.

“Pelaku sudah menyerahkan diri kepolsek Baturaja Barat. Saat ini kasus penganiayaan ini masih di tangani unit Reskrim Polsek batuaraja Barat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Baturaja Barat Iptu Yusrizal, S.E. melalui Kanit Reskrim IPDA Fachrizal Efendi menjelaskan bahwa antara korban dan pelaku merupakan masih mempunyai hubungan keluarga. Dan diantara mereka memang sudah terjadi hubungan yang tidak harmonis selama ini.

“Pelaku ini merupakan Mamanda dari korban. Namun mereka memang sudah tidak akur lantaran suatu permasalahan. Dan itu sudah lama,” Ujar Fachrizal di hubungi via Telpon.

Belakangan, kata dia, pelaku sering memberi makan ikan di kolam miliknya, namun menurut pengakuan pelaku, dirinya sering di foto oleh korban. Hal tersebut rupanya membatik emosi pelaku yang memang sudah tak akur lagi dmwgja keluarga korban.

“Pelaku ini tersinggung saat korban melakukan tindakan seperti mem foto atau mem vidiokan kegiatan pelaku. Lalu pelaku menghardik korban dengan nada marah. Tak puas, Pelaku lantas masuk jerumah dan mengambil sebilah parang lalu mendatangi rumah korban,” Bebernya.

Saat ini, sambung Kanitreskrim, Pelaku sudah dimanakn di polsek Baturaja Barat beserta barang bukti parang yang digunakan pelaku.

“Tersnagaka kita jerat dengan pasal 351 KUHP Pidana,” pungkasnya.(Lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *