Gelapkan 7 Dus Rokok, Sudraman Diringkus Tim Opsnal Polsek Baturaja Timur

Foto : Sudraman, tersangka penggelapan rokok milik PT Surya Madistrindo

OKU, Peristiwaterkini.id – Setelah 3 bulan kabur, akhirnya pelarian Sudraman berakhir setelah tim opsnal Reskrim Polsek Baturaja atimur mengendus keberadaan dan meringkusnya di Desa Sri Mulyo kecamatan belitang Mulya Kabupaten OKU Timur. Sudarman di tangkap atas kasus tindak pidana penggelapan yang dilakukan nya pada 28 November tahun 2022 lalu.

Kapolres OKU AKBP Arif Harsono melalui Kasi Humas AKP Syafarudin menjelaskan kejadian penggelapan tersebut di ketahui setelah Polsek Baturaja Timur mendapat laporan dari PT. Surya Madistrindo selaku korban.

“Pelaku ini (Sudraman) bersama driver nya James Parhusig kala itu membawa 7 dus rokok berbagai merk dari gudang PT Surya Madistrindo yang berada di Jl. Garuda Lintas Sumatera Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU dengan menggunakan  1 unit mobil box grandmax menuju Belitang,” jelas Kasi Humas.

Setelah membawa Rokok tersebut, seharusnya pelaku kembali untuk menyetor uang hasil penjualan rokok tersebut. Namun, hingga korban melaporkan kejadian, pelaku tak juga kembali.

“Akhirnya setelah mendapat laporan, dilakukan penyelidikan oleh Polsek Baturaja Timur hingga pada 20 Februari 2023 tim opsnal Polsek Baturaja Timur mengetahui keberadaan tersangka. Tak ingin kehilangan buruan, tim langsung bergerak menuju Desa Sri Mulyo untuk mengamankan tersangka Sudarman,” beber Kasi Humas.

Setelah di amankan sambung AKP Syafarudin, lalu Terangka di bawa menuju polsek Baturaja timur untuk proses Hukum lebih lanjut. Dari pengalaman itu Tim opsnal Polsek Baturaka Timur juga mengamnakan beberapa Barang Bukti.

“Tersangka telah di amankan di Polsek Baturaja Timur. Dari kasus ini turut diamankan barang bukti berupa 1 Unit Mobil Daihatsu Grandmax dengan Nopol BG -8925-FG, 1 Lembar STNK Mobil  Daihatsu Grandmax Nopol : BG -8925-FG,  1 Lembar Surat Pengangkatan Pegawai milik sudarman PT.SURYA MADISTRINDO, 1 Lembar Nota Penjualan barang, serta 1 Lembar Nota Pengambilan barang. Untuk tersangka kita jerat dengan pasal 374 KUHPidana,” pungkas Kasi Humas.(Lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *