Polda Sumsel Amankan 98 Ton Batubara Di Wilayah OKU

PALEMBANG, Peristiwaterkini.id – Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel menangkap enam sopir sekaligus kernet pengangkut batu bara yang terlibat tindak pidana illegal mining atau pertambangan ilegal di wilayah kabupaten OKU tujuan Lampung.

Kombes Pol Agung Marlianto Basuki Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel mengatakan, keenam sopir dan kernet tersebut ditangkap saat melakukan pengiriman batu bara dari Kecamatan Tanjung Enim, Kabupaten Muaraenim menuju wilayah Lampung.

“tersangka diamankan di Jalan Lintas Sumatera Selatan, Selain keenam tersangka yang berprofesi sebagai sopir dan kernet, kami juga mengamankan tiga unit kendaraan pengangkut batu bara yang sedang melintas,” kata Agung Marlianto Basuki, Senin (20/2/23).

Dijelaskan Agung, keempat mobil pengangkut batubara diringkus saat berada di Kelurahan Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

“Dari penangkapan tersebut, total ada sebanyak 98 ton batubara yang kita amankan,” jelasnya.

Dari penangkapan tersebut, lanjut Agung, tidak satupun tersangka yang ditangkap berasal dari Provinsi Sumsel.

“Keenam tersangka yang ditangkap yakni DH (48), warga Lampung Selatan, EB (38), warga Bandar Lampung, RK (32), warga Lampung Selatan, AY(22), warga Pasawaran Lampung, FS (28), warga Lampung Tengah Tengah, dan PH (32), warga Jember Jawa Timur,” jelasnya.

Empat truk yang diamankan yakni Dump Truk Hino dengan nopol KB 8739 AV yang mengangkut 26 ton batu bara.

Selanjutnya Mitsubishi Fuso dengan nopol BE 8619 IU yang mengangkut 30 ton, selanjutnya Mitsubishi Fuso dengan nopol BE 8604 AAU yang mengangkut 30 ton batu bara.

“Satu mobil lagi, yakni Mitsubishi Hino dengan nopol BE 9213 BOBO yang mengangkut 12 ton batu bara juga diamankan petugas,” ungkapnya.

“Saat ini barang bukti kita titipkan di PT Semen Baturaja dengan alasan keamanan dari barang bukti,” tandasnya (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *