OKU  

M Saleh Tito Yakin Hutan Kota Akan Jadi Icon Utama OKU

Foto : Foto bersama usai penanaman pohon

OKU, Peritiwaterkini.id  – Komunitas Pencinta Alam (KPA), Gempa Sabatra menanam gerakan satu juta pohon dikawasan Hutan Kota Baturaja. Kegitaan itu Dikomandoi pengawas penasehat Gempa Sabatra (GS), M Saleh Tito, belasan anggota GS bersama Siswa Pencinta Alam (Sispala), Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Gapura menanam jenis pohon keras di lahan yang cukup luas milik pemerintah daerah OKU itu.

Penanaman pohon yang bertemakan gerakan satu juta pohon selamatkan oksigen untuk anak cucumu melalui pohon yang kamu tanam, sangat disambut baik guna menyelamatkan lingkungan khususnya kawasan pinggiran kota Baturaja.

M Saleh Tito menyebutkan, gerakan  pohon merupakan wujud kecintaan adik adik GS dan mapala lainya terhadap lingkungan tempat tinggal mereka. Walau kata Tito penanaman ini terlihat sederhana namun, ia berkeyakinan manfaat nya akan dirasakan kelak beberapa tahun yang akan datang.

“Mungkin hari ini hutan kota hanya sedikit orang melirik nya dan masih banyak dipandang sebelah mata. Tapi kami pastikan hutan kota ini akan menjadi icon utama kabupaten OKU khususnya ibu kota,” kata Tito.

Penanaman berbagai jenis pohon serta buah ini sebagai jangka panjang menyelamatkan lingkungan yang saat ini dirasakan sudah mulai rusak.

“Nanti 10,20 tahun yang akan datang akan sulit mencari hutan di tengah kota apa yang kita lakukan hari ini walau baru sedikit yang hadir kita pastikan langkah sedikit ini menjadi langkah besar, langkah yang kecil ini menjadi pertaruhan bagi OKU mempunyai paru paru kota. Hutan kota Baturaja tempat kita berkumpul, berkreasi, dan berkolaborasi, “tegas Tito.

Lebih jauh dikatakan Tito, ini juga merupaka rangkaian dari program KPA Gempa Sabatra yang difokuskan di hutan Baturaja. “Bersama seluruh pencinta alam di OKU, KPH bukit nanti dan Bank BPR, pohon yang kita tanam terus menerus bukan hanya ini saja apalagi hutan kota sudah banyak habis dan akan kita pulihkan kembali dengan jenis jenis pohon diantaranya Mahoni dan bibit buah,” Kata Tito.(Lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *