Pj Bupati OKU Hadiri Rakornas Kepala Daerah di Sentul

Foto : PJ Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd menghadiri Rapat Koordinasi Nasionalm

OKU, Peritiwaterkini.id – PJ Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten OKU yang terdiri dari Ketua DPRD OKU Ir. H Marjito Bachri ,S.T. Kapolres OKU AKBP Arif Harnsono S.I.K.,M.H.,Dandim 0403 OKU Letkol Inf Ferizal R S.I.P., dan Kajari OKU Asnath Anytha Idatua Hutagalung S.H.,M.H, menghadiri Rapat Koordinasi Nasionalm (Rakornas) Kepala Daerah dan Forkopimda se Indonesia tahun 2023, Selasa (17/1/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) RI di Sentul Internasional convention centre (SICC) bogor ini mengusung tema “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi”. Kegiatan ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan di hadiri oleh seluruh Menteri dari Kabinet Indonesia Maju.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak atas kerja keras dalam menangani pandemic covid 19 sehingga berhasil dikendalikan dengan baik. Demikian juga dengan stabilitas ekonomi dapat dipertahankan dan dikelola sehingga berada pada posisi yang sangat baik.

Foto : Presiden RI Jokowidodo

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Mendagri bersama kementrian dan lembaga terkait telah melakukan berbagai upaya dan langkah dalam menangani inflasi disetiap daerah seluruh Indonesia sejak Oktober 2022 lalu.

“Hasilnya perekonomian daerah menunjukan peningkatan positif berkat kolaborasi antar pemerintah pusat dan daerah sesuai arahan presiden jokowi. Indonesia berhasil mengendalikan tingkat inflasi nasilnal yang ditandai dengan turunnya angka di beberapa bulan terakhir pada tahun 2022 lalu,” ucap Tito Karnavian.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia mencatat kinerja impresif, didukung pencapaian inflasi yang tetap terkendali. Pada Kuartal ke 3 (Q3) mencatat pertumbuhan impresif sebesar 5,72% (YoY) atau 1,81 % (QtQ) dan secara kumulatif 5,40 % (CtC). Sedangkan Inflasi Indonesia tahun 2022 tetap tekrkendali pada level 5.51% (YoY), lebih rendah dari perkiraan awal hasil koordinasi dan extra effort daerah (TPIP-TPID). Hal ini berdampak postif pada inflasi tahun 2023 yang diperkirakan kembali kesasaran 3+-1% (YoY). Ekonomi Indonesia tahun 2023 diproyeksi tumbuh 4,7% – 5,3 %, relatif baik ditengah resesi global.

Foto : Foto : H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd bersama Mentri Dalam Negri Tito Karnavian

Rakornas ini diikuti seluruh Kepala Daerah dan Unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten di Seluruh Indonesia. Adapun agenda rakornas tersebut dibagi menjadi 4 panel diskusi. Panel I meliputi Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Infalsi yang disampaikan oleh Kepala BPS RI, Margo Yuwono. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.

Panel II Penguatan Investasi, Hilirisasi, dan kemudahan perizinan yang disampaikan oleh Menteri PAN & RB, Azwar Anas. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Ivestasi, Luhut B. Pandjaitan. Menteri Ivestasi /Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto.

Panel III Penanganan Covid 19, Stunting, Kemiskinan, dan Jaring Pengaman Sosial.Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendi. Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah dan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

Sedangkan Panel IV meliputi Stabilitas Politik, Hukum, Kemanan dan Pengawasan disampaikan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jendral TNI Yudo Margono, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD. Kepala BIN, Budi Gunawan. Kapolri, Jendral Pol Listiyo Sigit Prabowo dan Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh.

Sementara itu Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah mengatakan, di Kabupaten OKU sendiri telah dilakukan upaya pengendalian Inflasi daerah. Salah satunya membagikan paket bibit tanaman sayuran ke masyarakat.

“Masyarakat bisa menanam bibit itu didalam polibag dan memanfaatkan pekarangan rumah. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat itu sendiri dan mengubah pola dari masyarakat yang konsumtif menjadi produktif,” ujar Teddy.

Sedangkan untuk Penanganan Stunting Pemkab OKU telah bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk TP PKK OKU. Dalam hal penanganan Stunting OKU telah On The Track hal ini terbukti dengan diraihnya penghargaan stunting.

“Bahkan OKU bisa menurunkan angka stunting hingga lebih dar I angka 10 %. Tahun penurunan stunting di OKU ditargetkan mencapai 4% sehingga bisa melebihi target nasional,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Rakornas itu, Asisten II Setda OKU H Hasan HD, Kadin PU Perkim Ir Ulia Mahdi, Kaban Kesbangpol M Taufik dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda OKU Febri Andi.(pwo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *