SDN 29 OKU Larang Siswa Bawa Lato – Lato Kesekolah

Foto : Siswa Sedang Bermain Lato-lato

OKU, Peristiwaterkini.id – Permainan lato-lato memang telah mewabah di kabupeten Ogan Komering Ulu (OKU) bahkan di seluruh Indonesia.  Permainan yang kembali booming dibtahun 2022 ini yak hanya dimainkan kalangan muda saja, bahkan tak sedikit  orang tua pun ikut-ikutan memainkan permainan tradisional ini.

Tak mengenal tempat suara permainan lato-lato hampir terdengar setiap tempat, Selain berisik, permainan lato-lato juga berbahaya bagi si penggunanya.

Sehingga sejumlah sekolah di kabupaten OKU melarang siswa atau muridnya membawa lato-lato ke sekolah, seperti yang diterapkan oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 29 OKU yang berada di Desa Batumarta I kecamatan Lubuk Raja yang menerapkan larangan membawa lato-lato.

Kepala Sekolah SDN 29 OKU Samaun Naidu mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan himbauan kepada siswa untuk tidak membawa lato-lato di lingkungan sekolah.

” saya sudah melarang anak-anak untuk  membawa lato-lato di sekolah, tidak hanya larangan saja kita juga menghimbau untuk tidak bermain lato – lato saat sedang bermain,” ucapnya.

Karena memang main lato-lato itu seru, tapi untuk segi keamanannya tidak bisa menjamin permainan ini aman di mainkan, Karena kalau anak-anak bermain pasti dekat dengan wajah atau badan.

Permainan lato-lato, lanjut Samaun, menimbulkan suara brisik sehingga mengganggu siswa yang sedang belajar, “Permainan lato-lato dapat membahayakan bila saat dimainkan mengenai wajah dapat menimbulkan lebam pada wajah, jika mengenai mata akan menimbulkan bola mata sampai pecah, apa lagi dimainkan tidak benar bisa melukai tangan,” jelasnya, Kamis (12/10/2023).

Samaun mengatakan sejauh ini tidak ada yang melanggar. Hal ini dikarenakan di sekolahan yang dipimpin nya tidak ada pedagang yang menjual mainan seperti di dalam kota, jika ada pun hanya beberapa siswa saja.

“Sekolah ini adalah sekolah Berkesan, jadi jangan sampai ada kesan yang tidak baik pada sekolahan ini. jika ada siswa yang kedapatan akan kami kan tegur atau kita sita, jika kedapatan kedua kalinya kami panggil orang tuannya,” pungkasnya.(gun).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *