Miris, Kakek Renta Cabuli Bocah, Begini Kata Kasi Humas Polres OKU

OKU, Peristiwaterkini.id – Bejad, kata inilah yang pantas di sematkan kepada Agus Salim (63) Warga Jl. Kemiling Desa Tanjung Baru kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU. Ya, pasalnya pria uzur ini tega berbuat tak senonoh terhadap bocah yang masih berada dibawah umur.

Parahnya, bocah yang menjadi korban pria yang lebih pantas di sebut kakek ini tak hanya 1 orang. Dari pengakuan orang tua korban bahwa sudah ada 5 korban yang menjadi korban cabul oleh tersangka.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kasi Humas polres OKU AKP Syafarudin kepada portal ini menjelaskan  bahwa kejadian pencabulan tersebut terjadi pada 12 Desember 2022 lalu. Kala itu korban NU (11) sedang bermain bersama teman nya dan salah satu anak mengatakan jika dirinya pernah dipegang dadanya oleh pelaku. Mendengar hal tersebut korban dan tiga anak yang lainnya mengatakan juga kalau pernah di raba raba dadanya oleh pelaku.

“Perkataan salah satu anak tersebut didengar oleh salah satu orang tua pelaku. Lalu menanyai salah satu korban, dan anak tersebut mengakui kalau benar telah diraba dadanya oleh pelaku. mendengar hal tersebut orang tua salah satu korban melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat,” ungkap Syafarudin.

Kemudian lanjut kasi humas, ketua RT setempat menanyai korban dan para orang tuanya. Setelah mendapat informasi ketua RT lalu melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Aiptu Silahudin.

“Seluruh orang tua korban lalu di kumpulkan dan sepakat meminta pelaku untuk meminta maaf. Lalu pada 16 Desember 2022 pelaku di panggil kepolsek Baturaja timur dan bertemu dengan para orang tua korban. Dari pertemuan itu di sepakati beberapa hal diantaranya perdamaian antara keluarga korban ( 5 Orang) dengan pelaku, serta pihak korban AL dan NA menerima ganti tepung tawar perdamaian sebesar masing masing Rp. 1.000.000 rupiah. sedangkan tiga korban lagi tidak meminta ganti rugi cukup permintaan maaf dari pelaku,” beber AKP Syafarudin.

Namun, untuk mengantisipasi adanya laporan dari korban lain, Unit PPA polres OKU kembali melakukan interogasi kepada korban. Dan hasilnya orang tua  korban mengaku bahwa anaknya bukan hanya di raba saja. Namun Anak korban telah di cabuli oleh pelaku pada bagian kelamin nya.

“Hal ini tentu membuat orang tua korban naik pitam dan kembali melaporkan pelaku kepolisi. Akhirnya pelaku di amankan oleh anggota unit PPA polres OKU. Atas kasus ini pelaku kita sangka dengan  pasal 82 Perpu RI No.01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas uu no 23 tahun 2002 yang di tetapkan menjadi UU no 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak,” pungkas Kasi humas.(Lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *