Penimbun Solar di Tangkap, Begini Penjelasan Kapolres OKU

OKU, Peristiwaterkini.id – Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Polda Sumsel Senin (5/12/2022) menggelar press rilis beberapa ungkap kasus yang terjadi di wilayah kabupaten OKU sejak beberapa bulan  terakhir. Setidaknya ada 4 ungkap kasus digelar  polres OKU di depan lobi Mapolres OKU.

Salah satu kasus yang dirilis adalah tindak pidana penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi yang berhasil diungkap unit pidsus satreskrim polres OKU serta yang berhasil di ungkap tim opsnal Polsek Baturaja Timur beberapa hari lalu.

Kapolres OKU AKBP Dnau Agus Purnomo didampingi Wakapolres OKU Kompol Farida Aprillah, Kabag OPS Kompol Liswan Nurhapis, Kasi Humas AKP Syafarudin, Kasatreskrim AKP anzibar Zulkarnain, Kapolsek Baturaja Timur AKP Hamid menjelaskan dari ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan BBM itu pihaknya berhasil mengamankan 9 tersangka. 

“Yang pertama Adalah (As) yang merupakan pemberi modal sebanyak 400 kepada (JA) dan nyuruh JA membeli BBM. Selain itu juga AS menyediakan  jerigen dan tempat untuk membongkar BBM. Sementara tersangka JA menyiapkan mobil Isuzu panther warna hijau  untuk di gunakan mengecor minyak di SPBU,” ungkap Kapolres.

Lalu yang kedua tersangka (Y), Dirinya di tangkap di SPBU Batuputih saat petugas patroli. Unit pidsus polres OKU mencurigai 1 unit mobil Daihatsu Taft dengan nomor Polisi F 1299 E. Saat di periksa ternyata  didalamnya terdapat 2 buah drum ukuran 200 liter diserta mesin pompa untuk menyedot BBM.

“Modusnya,  Y mengisi BBM menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi dan dilakukan secara berulang,” jelasnya.

Kemudian, tambah Kapolres, ada 6 tersangka yakni YY R, EF, DA, RA DA. Kompoltan ini di tangkap pada Selasa (29/11/2022) oleh unit Reskrim Polsek Baturaja timur saat sedang melakukan pengecoran BBM di SPBU Air Paoh kecamatan Baturaja Timur.

“Para pelaku mengecor BBM dengan kendaraan dump truk dan mobil isuzu panther warna merah dengan nopol BG 1976 FE  yang di kemudikan Ra dan DA.  dan mengamankan 1 dump truk warna kuning BG 8358 yang di kendarai DA,” beber AKBP Danu.

Setelah dilakukan interogasi, sambung Kapolres, ternyata para tersangka merupakan suruhan YY yang merupakan seorang ASN di DPRD OKU. Lalu Polisi mendatangi rumah YY di kelurahan Sukajadi kecamatan Baturaja Timur dan mendapati  2 unit mobil dump truk Yang di kendarai EF dan R beserta 53 jerigen berisi solar.

“Peran masing masing tersangka pada kasus ini adalah  Saudara YY  merupakan pemilik kendaraan dan pemberi modal, serta penyedia tempat dan  jerigen. Sementara tersangka lain merupakan orang suruhan untuk mengisi BBM di SPBU.

“Modusnya  YY menyuruh tersangka  R, EF dan DA membeli solar dengan menggunakan truk di SPBU di Baturaja. Sedang DA dan RA bertugas  membawa mobil Isuzu panther merah memindahkan BBM dari tangki truk kedalam jerigen yang telah di siapkan di dalam mobil panther lalu dibawa ke rumah YY,” Sambung Kapolres.

Untuk para tersangka dikenakan pasal  40 angka 9 UU RI nomor 11 tahun 2020 UU cipta kerja yang merubah ketentuan pasal 55 UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang migas Juncto pasal 55 atau 56 KUHP pidana dengan ancaman pidana 6 tahun atau denda paling banyak 60 milyar.(Lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *