OKU, SUMSEL  

Terkait UU Migas No 55 tahun 2001,Polres OKU Himbau SPBU

OKU, Peritiwaterkini.id – Personel Gabungan Polres OKU Polda Sumsel, Senin (28/11/2022) mendatangi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) di Kabupaten OKU. Tujuan nya untuk memberikan himbauan kepada pada konsumen yang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi agar tidak mengisi dengan menggunakan jerigen atau mobil/motor yang Tankinya sudah dimodifikasi.

Hal ini di katakan Kapolres OKU Polda Sumsel AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Syafarudin. Menurutnya pengisian bahan bakar dengan menggunakan jerigen tersebut merupakan pelanggaran yang bisa di pidana.

“Himbauan ini tidak hanya kita berikan kepada konsumen namun turut kita himbau pemilik dan karyawan SPBU apabila menemukan kendaraan yang mengisi BBM bersubsidi dengan menggunakan jerigen ataupun dengan menggunakan tangki mobil atau motor yang sudah dimodifikasi agar melaporkan kepada pihak Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu untuk segera kita tindak lanjuti,” ujar AKP Syafarudin.

Dijelaskan Kasi Humas, sesuai dengan UU migas pasal 55 republik Indonesia nomor 22 tahun 2001 perbuatan Menjual BBM subsidi tanpa izin adalah perbuatan illegal, membeli bahan bakar minyak atau BBM di SPBU untuk dijual kembali ke masyarakat merupakan perbuatan yang dilarang.

“Hal itu sudah di jelaskan dalam UU Migas Pasal 55 Republik Indonesia No 22 Tahun 2001, Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi 60 miliar rupiah,”pungkasnya.(Lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *