Penerimaan P3K Ditunda, Lukman : Kala itu Kita Terkendala Anggaran

OKU, Peristiwaterkini.id – Surat pemberitahuan yang di keluarkan dinas kesehatan Kabupaten OKU mengenai penundaan Seleksi Tenaga PPPK di lingkungan Dinas kesehatan Kabupaten OKU membuat jengah Seluruh tenaga Kesehatan (Nakes) Non ASN. Imbasnya,  seluruh Nakes RSUD Ibnu Sutowo Baturaja Jum’at (4/11/2022) petang berkumpul di pintu masuk Gedung RSUD IBNu Sutowo Baturaja dan menggelar aksi damai.

Para Nakes RSUD ini mempertanyakan nasib mereka setelah seleksi penerimaan Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tenaga Kesehatan ditunda hingga 2023 mendatang.

Awalnya para Nakes non ASN ini hendak mendatangi kantor DPRD OKU, namun setelah berbicara dengan Direktur RSUD Ibnu Sutowo Baturaja dr Rynna Dyna beserta Staf Khusus Bupati OKU Bowo Sunarso akhirnya mereka mengurungkan hal tersebut karena Plt Kepala  Dinas Kesehatan OKU Rozali SKM MM beserta Pkt Sekdinkes Dedy Wijaya dan Kabid Sumber Daya Kesehatan Lukman mau menemui untuk memnerikan penjelasan kepada mereka.

Cici salah seorang Nakes Non ASN RSUD Ibnu Sutowo Baturaja mempertanyakan tanggung jawab Dinkes OKU terkait data mereka yang tidak di Updatedi SDMK. “Dari mei ke Oktober kemarin Dinkes OKU kemana Saja, sehingga data kami tidak terupdate. Padahal kami melengkapi berkas, bahkan sebelum masanya habis kami semua sudah lengkap,” ujarnya.

Cici juga mengaku kecewa, sebab Tenaga Pendidik (Guru) bisa terdata sedangkan Nakes tidak. Padahal saat pandemi covid 19 nakes merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan. “Kami mempertanyakan bagaimana tangggung jawab Dinkes,” tandasnya

Hal yang sama juga disampaikan oleh Nakes lainnya, ia mempertanyakan bagaimana data mereka tidak terupdate, “tolong pak beri penjelasan, Masak iya pak saat pensiun status kami masih honor,” singkatnya.

Sementara itu Kabid SDK Dinkes OKU Lukman mengatakan pihaknya sudah ke Kemnkes pada Mei lalu, disitu pihaknya sempat ditanyakan apakah OKU akan melakukan penerimaan PPPK, “kemudian kita jawab tidak karena pada saat itu kita terkendala anggaran,” kata Kabid SDK Lumkan saat memberikan penjelasan ke seluruh Nakes Non ASN RSUD 

Kemudian Dinkes OKU membawa berita acara dengan total 1222 Nakes, dan 700 diantaranya sudah ditarik data. Namun karena awalnya kita tidak ada penerimaan maka kita tidak melakukan desk data. “Karena dari awal kita tidak meneriam sesuai dengan berita acara maka tidak bisa merubah,” tandasnya.

Hasil pertemuan yang dihadiri oleh Kasat Intel Polres OKU itu tidak membuahkan hasil sehingga para nakes meminta agar dipertemukan dengan Pj Bupati OKU. “Bapak Pj Bupati sedang dinas keluar kota, insyalla minggu kita jadwalkan pertemuan dengan beliau,” kata Stafsus Bupati OKU Bowo Sunarso. (Lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *