Buron 4 Bulan, Akhirnya Pelaku Pembunuhan Sekretaris BPD Desa Karang Dapo di Ringkus

OKU, Peristiwaterkini.id – Setelah buron selama 4 bulan lebih, akhirnya pelarian Mustopa Kamal (52) pelaku pembunuhan M.Sajili, Sekretaris Badan Pemusyawarahan Desa (BPD) Karang Dapo Kecamatan Peninjauan terhenti setelah  timah panas Tim Resmob Singa Ogan Sat Reskrim Polres OKU menembus kaki nya. Mus Tato yang memang merupakan seorang residivis berhasil di ringkus pada 12 oktober 2022 sekira pukul 14.00 wib di labuhan Meringgai Kabupaten Lampung Timur Provinsi lampung saat tengah mencari ikan. Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku karena mencoba kabur saat hendak diamankan petugas.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Syafaruddin dan Kanit Pidum IPDA Bustomi saat menggelar konferensi pers mengatakan, menurut hasil keterangan pelaku, pembunuhan terjadi saat keduanya bertemu di sungai. Pelaku mencari ikan dengan perahu, sedangkan korban dipinggir sungai menggunakan jaring.
Kemudian pelaku menghampiri korban dan mencekik leher korban serta menusuk perut, dada dan leher korban hingga korban terjatuh, setelah itu korban diseret dan dihanyutkan kesungai.

“Pelaku memang sudah menyimpan dendam dengan korban, karena sebelum korban ditunjuk sebagai Anggota BPD, pelaku adalah Ketua BPD. Namun karena sesuatu hal, Kepala Desa akhirnya merekomendasi pemberhentian pelaku dan mengganti pelaku dengan korban. Disanalah muncul dendam pelaku ke korban,” kata Syafarudin.

Kemudian, masih kata AKP Syafaruddin, pada hari kejadian yakni 21 Juni 202, keduanya bertemu ditempat kejadian perkara, pelaku lantas mendatangi korban, dan menanyakan mengapa korban menerima tawaran kepala Desa menggantikan dirinya sebagai ketua BPD, padahal keduanya sudah sepakat untuk tidak ada pergantian sebelum ada surat pemberhentian.

Atas kejadian itu polisi mengamankan barang bukti berupa sarung pisau warna coklat sepanjang 25 Cm, satu helai baju kaos warna coklat kondisi bolong milik korban, satu buah perahu milik tersangka, satu helai celana panjang warna hitam dan baju kaos warna biru kombinasi putih hitam.

“Atas kejadian tersebut, pelaku dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 14 tahun penjara,” tandasnya. (Lee)