OKU, SUMSEL  

Sejarah Mencatat, Armein Satu – Satunya JPU Yang Tuntut Hukuman Mati di OKU

OKU, Perostiwaterkini.id – Suasana haru menyelimuti Serah terima jabatan kasi Pidum kejaksaan negeri Kabupaten OKU Armein Ramdhani, SH.MH pada Kamis, (6/10/2022). Bahkan pria yang dikenal dekat dekat dengan para wartawan ini tak kuasa menahan tetesan air matanya sesaat setelah serah terima jabatan.

Diketahui setelah setahun lebih menjabat sebagai Kasi Pidum Kejari OKU, Armein Ramdhani menduduki jabatan barunya sebagai Kasi Pidum Kejari Muba. Sementara Jabatan yang ia tinggalkan di gantikan oleh Erik Eko Bagus Mudigdho SH. Semasa kariernya di Kabupaten OKU, telah banyak kasus yang ia tangani dengan baik. Bahkan Armein sempat memecahkan rekor dengan menuntut hukuman mati pada salah satu kasus di kabupaten OKU.

“Kurang lebih 1 tahun 6 bulan menjabat sebagai Kasi Pidum Kejari OKU,” kata Armein Ramdhani, Kamis (6/10/2022).

Dikatakan Armein selama menjabat banyak suka duka dan kesan yang ia ia rasakan. Bahkan ia pernah menyelesaikan beberapa kasus menonjol yang menyita perhatian publik. Diantaranya yakni kasus pembunuhan di Desa Bunglai kecamatan Kedaton Peninjauan Raya yang menewaskan 5 orang dengan terdakwa Otori Efendi alias Sueb.
“Kasus itu diputus oleh majelis Hakim sesuai dengan tuntutan kita yakni tuntutan mati,” ucapnya.

Dituturkan Armein, sepanjang tahun 2022 hingga saat ini sedikitnya selema ia memimpin Seksi Pidum Kejari OKU menangani 85 perkara yang umum campuran pencurian dan perkelahian dimana 60 kasus sudah diputus sedangkan sisanya masih tahap persidangan.

Kemudian 35 kasus judi (togel dan lainnya) dimana 23 kasus sudah diputus sedangkan sisanya masih tahap persidangan. Serta 58 kasus narkotika dimana 45 kasus sudah diputus sedangkan sisanya masih proses persidangan.

“Itu kasus sejak januari 2022 hingga saat ini yang kita tangani,” sebutnya.

Selain itu pencapaian lainnya yang sudah dilakukan yakni penangan kasus restorative justice sebanyak 6 perkara. “Kemungkinan masih akan bertambah lagi kita akan lihat perkaranya baik kita lohat dari sisi masyarakat maupun kearifan lokal,” ujarnya

Disamping itu Seksi Pidum Kejari OKU juga sudah mendirikan 2 rumah Restorative Justice (RJ) yakni di Tanjung Baru dan Kelurahan Baturaja Lama. Dimana penanganan kasus RJ bisa dilaksanakan dirumah RJ tersebut.

“Tinggal yang masih jadi wacana dan belum tercapai yakni pembuatan rumah rehabilitasi narkoba, serta penerapan aplikasi-aplikasi terkait penanganan perkara seperti perkara narkoba, insyallah nanti akan diteruskan oleh kasi pidum yang baru,” tandasnya. (Lee).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *