OKU, SUMSEL  

Salah Satu Kabid di Dinas Pertanian OKU Masih Diperiksa Kejaksaan Negeri OKU

Kajari OKU Asnath Anytha Idatua Hutagalung

OKU, Peristiwaterkini.id – Kasus  Dugaan korupsi Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (serasi) di Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR) Kabupaten OKU yang melibatkan pejabat dinas pertanian Kabupaten OKU yang tengah diperiksa  Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (OKU) kini statusnya telah dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Hal ini disampaikan kepala Kejaksaan Negeri kabupaten OKU Asnath Anytha Idatua Hutagalung  usai menggelar rilis penyitaan uang hasil korupsi yang dilakukan pada dinas pendapatan daerah kabupaten OKU Senin (3/10/2022). Dikatakan Asnath, pihaknya telah melakukan ekspose kasus tersenut dikejaksaan tinggi Palembang, Dan kini kasusnya telah di tangani kasi Pidsus Kejaksaan Negeri OKU.

“Saat ini untuk yang sudah kita mintai keterangan

sudah 10 orang dan akan terus bertambah. Namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka atas kasus ini,” ungkap Kajari didampingi Kasi pidsus Johan Ciptadi.

Kata Kajari, secepatnya pihak ya akan melakukan penyidikan terhadap kasus dengan anggaran Rp 1,3 milyar tersebut,” Kita terus bekerja dengan memanggil saksi-saksi. Kedepan jika 2 alat bukti sudah kita dapatkan, secepatnya kita akan lakukan penetapan tersangka,” kata Kajari.

Menurut sumber, proyek optimalisasi yang diprogramkan Dinas Pertanian itu berupa bangunan saluran air persawahan sepanjang 3000 meter yang dibangun sejak tahun 2020 silam dalam program Serasi. Program Serasi di OKU tersebut nilainya tak sefantastis di Kabupaten Banyuasin. Di OKU nilainya hanya Rp 1,2 Milyar untuk lahan kawasan rawa seluas 300 hektare dan 3000 meter saluran air untuk di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya dan Kecamatan Sinar Peninjauan. (Lee)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *