Gegara cemburu, pria asal sumsel bunuh pengganggu pacarnya

Muara Enim – Polisi menangkap seorang pria, Eko Harmoko (34), di Muara Enim, Sumatera Selatan, yang nekat membunuh Karyadi (45) karena dituding telah mengganggu wanita pujaan hatinya. Eko disebut cemburu buta melihat anak dari wanita yang dia cintai digendong Karyadi.
“Iya benar, pria yang kita tangkap itu terkait kasus pembunuhan. Motifnya cemburu karena wanita yang pelaku ini idamkan diganggu oleh korban,” kata Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto ketika dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (8/3/2022).

Pembunuhan itu terjadi di depan warung remang-remang di Desa Talang Taling, Gelumbang, Muara Enim, Sabtu (5/3/2022) pukul 22.30. Aris mengatakan peristiwa itu dipicu karena Eko cemburu buta melihat korban menggendong anak wanita pujaan hatinya.

Jadi sebelum kejadian itu, pelaku ini melihat korban menggendong anak wanita pujaan hatinya (MR) di warung kopi (warkop) remang-remang itu sehingga akhirnya pelaku ini emosi dan nekat menghabisi korban pakai pisau,” tutur Aris.

Kapolsek Gelumbang AKP Morris Widhi Harto menjelaskan peristiwa berdarah itu bermula ketika korban yang sudah ada janji dengan teman wanitanya, MR, untuk mengunjungi warkop remang-remang tempat dimana teman MR bekerja.

“Sesampainya di lokasi, korban yang baru turun dari motor melihat MR tengah menggendong anaknya. Korban mendekat dan mengambil anak itu dan menggendongnya. Sembari menggendong, dia membuka jok motornya untuk mengambil makanan ringan (ciki-cikian) dan diberikan kepada anak itu,” kata Moris.

Selanjutnya, korban yang tengah menggendong anak Mardiah, bersama Mardiah duduk dan mengobrol di warkop tersebut. Namun, saat tengah asik mengobrol, pelaku datang dan melihat. Pelaku yang cemburu buta, mendapat bisikan setan dan langsung menghabisi nyawa korban seketika menggunakan senjata tajam jenis pisau.

“Tanpa basa-basi, Pelaku langsung menusukkan pisau ke arah dada sebelah kiri korban sebanyak tiga kali hingga korban meninggal dunia. Bahkan, tusukan pisau tersangka juga mengakibatkan kaki sebelah kiri anak Mardiah bagian bawah lututnya mengalami luka sayat,” katanya.

Pelaku yang panik melihat hal itu, kata Moris, langsung kabur ke arah Gelumbang sambil membawa pisau yang digunakannya untuk menusuk Korban dan anak Mardiah. Warga sekitar langsung melaporkan ke Polsek Gelumbang.

“Dari laporan tersebut, kita melakukan penyelidikan, olah TKP dan memburu pelaku. Berselang 2 jam usai kejadian, sekitar pukul 00.30 WIB, kita mendapati pelaku berada di pinggir jalan dekat SPBU Gelumbang dengan posisi masih memegang sebilah pisau,” terangnya.

“Saat akan ditangkap, tersangka yang masih memegang pisau mencoba melawan petugas. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Saat di interogasi tersangka mengakui nekat menusuk korban karena cemburu melihat kedekatan Korban dengan MR dan anaknya,” jelasnya.

Selain menangkap Eko, polisi menyita barang bukti sebilah pisau, sehelai jaket, dan baju korban. Atas perbuatannya, Eko kini ditahan dan dijerat Pasal 338 KUHP atau 351 (3) KUHP ancaman hukuman 15 tahun penjara. (*)

Sumber: Detikcom

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *